Sehat dengan Alami

Posted by dNoxs | 6:59 AM | | 0 comments »

Sejak dahulu bangsa Indonesia telah mengenal dan memanfaatkan tumbuhan berkhasiat obat sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi masalah kesehatan. Alam Indonesia telah menyediakan berbagai solusi dalam memelihara kesehatan, salah satunya melalui terapi tumbuhan berkhasiat obat. Indonesia memiliki sekitar 30.000-40.000 jenis tumbuhan, dan
beberapa di antaranya diketahui memiliki khasiat sebagai tumbuhan obat.

Untuk tujuan kesehatan dianjurkan untuk mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung zat-zat yang berfungsi sebagai sumber antioksidan.
Sumber antioksidan tersebut dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayuran seperti wortel, brokoli, bayam, bawang putih, tomat, pepaya, jeruk, alpukat, kacang-kacangan, dan lain-lain. Kandungan karotenoid pada wortel (beta-karoten), tomat (likopen), bayam, brokoli dan lainnya berkhasiat sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas penyebab kanker, juga berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh dan menghambat penuaan. Buah-buahan segar merupakan sumber vitamin C.
Buah-buahan yang kandungan vitamin C-nya tinggi yaitu jeruk terutama jeruk lemon, jambu biji, mangga, dan pepaya. Fungsi dari vitamin C antara lain sebagai antioksidan yang memberi perlindungan dari akibat sinar matahari dan melawan efek-efek oksidasi yang dapat menyebabkan efek-efek penuaan, mempercepat penyembuhan luka, sariawan, dan lain-lain. Selain vitamin C, vitamin E juga mempunyai efek sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan pada membran sel. Sumber vitamin E antara lain kecambah, kacang-kacangan, bayam, alpukat, dan lain-lain.

Selain dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran untuk menjaga dan memelihara kesehatan, juga dapat digunakan tumbuhan obat untuk perawatan kesehatan dan pengobatan suatu penyakit. Berikut ini contoh tumbuhan berkhasiat obat yang dapat digunakan untuk perawatan kesehatan dan pengobatan.

1. Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)
Berkhasiat meningkatkan stamina, meningkatkan napsu makan, mengatasi gangguan pencernaan, radang lambung, hepatitis, sakit kuning, radang kandung empedu, menurunkan kolesterol, haid tidak teratur, eksim, dan lain-lain.

Efek farmakologis : sebagai antiradang, antibakteri, peluruh haid, hepatoprotektor (melindungi hati), tonikum, melancarkan ASI (laktagoga), kolagoga, dan lain-lain.
Kandungan kimia : kurkumin, minyak atsiri, borneol, felandren, turmerol, sineol, glikosida, xantorizol, kalium oksalat, dan lain-lain.

2. Lidah Buaya (Aloe vera L.)
Berkhasiat mengatasi pusing, sakit kepala, sembelit, kencing manis, batuk rejan, radang telinga, melancarkan haid, penyubur rambut, dan lain-lain.

Efek farmakologis : sebagai antiradang, pencahar, dan parasitiside.

Kandungan kimia : aloin, aloe-emodin, alomisin, aloenin, barbaloin, isobarbaloin, aloektin B, dan lain-lain.
# Aloin dan aloe-emodin mempunyai efek sebagai pencahar yang kuat.

3. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Berkhasiat mengatasi hipertensi, menurunkan kolesterol, kencing manis, liver, radang usus, radang tenggorokan, amandel, obesitas, meningkatkan stamina, sembelit, gangguan pencernaan, mencegah kanker, dan lain-lain.

Efek farmakologisnya sebagai pembersih darah, peluruh kemih, peluruh haid, pelembut kulit, pencahar, antiseptik, anthelmintik, dan lain-lain.
Kandungan kimia : damnachantal, skopoletin, soranjidol, xeronine, proxeronine, terpenten, anthraquinon, dan lain-lain.
# Skopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan.

4. Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
Berkhasiat mengatasi demam, kanker, tumor paru, TBC paru, radang paru, bronkhitis, kencing manis, hipertensi, hepatitis, typhus, disentri, diare, radang tenggorokan, kudis, infeksi telinga, dan lain-lain.

Efek farmakologis yaitu sebagai antiradang, penurun panas, meredakan rasa sakit, penawar racun, menghilangkan bengkak, dan lain-lain.
Kandungan kimia : andrographolide, neoandographolide, deoxy-andrographolide, andrographin, panicolin, dan lain-lain.

5. Pegagan (Centella asiatica Urban.)
Berkhasiat mengatasi TBC paru, flek paru, bronkhitis, batuk, batuk darah, muntah darah, hepatitis, meningkatkan daya ingat, lepra, campak, infeksi saluran kemih, demam, susah tidur, dan lain-lain. Efek farmakologisnya sebagai penenang (sedatif), penurun panas
(antipiretik), peluruh kemih, antitoksik, anti-infeksi, membersihkan darah, dan lain-lain.

Kandungan kimia : asiatikosida, brahmosida, brahminosida, thankunisida, isothankunisida, karotenoids, asam asiatat, asam madekasat, dan lain-lain.
# Asiatikosida merupakan zat aktif yang berkhasiat sebagai antilepra. juga mempunyai efek mendorong penyembuhan pada luka .

6. Tapak Dara (Catharanthus roseus G. Don)
Berkhasiat mengatasi kanker, leukemia, kencing manis, tekanan darah tinggi, pendarahan akibat penurunan jumlah trombosit, dan lain-lain.

Efek farmakologis : sebagai antineoplastik (antikanker), hypotensif, penenang, menyejukan darah, dan menghentikan pendarahan.
Kandungan kimia : vinblastine, vincristine, leurosine, catharanthine, lochnerine, vindoline, vindolinine, tetrahydoalstonine, dan lain-lain.
# Vinblastine dan vincristine merupakan komponen aktif yang mempunyai efek menghambat sel kanker pada leukemia dan kanker lainnya.

7. Temu Putih (Curcuma zedoaria Rosc.)
Berkhasiat mengatasi kanker (serviks, ovarium, paru, hati, payudara, leukemia), TBC paru, asma, batuk, bronkhitis, nyeri dada, gangguan pencernaan, haid terasa sakit, melancarkan peredaran darah , dan lain-lain. Efek farmakologis temu putih yaitu sebagai antineoplastik/ antikanker, meningkatkan sirkulasi darah, membuyarkan bekuan darah, dan lain-lain. Kandungan kimia : minyak atsiri, kurkumol, kurdion, beta-sitosterol, kurkumin, sineol, fenol, zedoarin, zingiberen, sesquiterpen, dan lain-lain.

8. Bawang Putih (Allium sativum L.)
Berkhasiat mengatasi kolesterol tinggi, hipertensi, kencing manis, TBC paru, radang paru, radang otak, mencegah kanker, asma, bronkhitis, influenza, sakit kepala, cacingan, sembelit, digigit serangga, dan lain-lain.
Kandungan Kimia : allisin, alliin, allitin, sikloallin, alinase, diallyl-disulfide, diallyl-thiosulfinate, germanium, saltivine, S-allyl-cysteine, dan lain-lain.

# S-allyl cysteine merupakan senyawa belerang yang berfungsi menurunkan kolesterol dengan menghancurkan penumpukan lemak dipembuluh darah.

9. Daun Dewa (Gynura segetum [Lour.] Merr.)
Daun berkhasiat mengatasi luka terpukul, batuk darah, muntah darah, tidak datang haid, infeksi kerongkongan, dan lain-lain. Umbinya berkhasiat membuyarkan gumpalan darah, mencegah stroke, hipertensi, dan lain-lain.

Efek farmakologis : anti-coagulant, mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghilangkan panas dan membersihkan racun.
Kandungan Kimia : saponin, minyak atsiri, etanol, flafonoid, dan lain-lain.

10. KUNYIT (Curcuma longa L.)
Khasiat : hepatitis, sakit kuning, radang lambung, gangguan pencernaan, radang gusi, radang amandel, kolesterol tinggi, diare, eksim, keputihan, dan lain-lain.

Efek farmakologis : Melancarkan darah dan vital energi, menghilangkan sumbatan, peluruh haid, antiradang, antibakteri, memperlancar pengeluaran empedu, dan astringent.
Kandungan Kimia : minyak atsiri (turmeron, felandren, zingiberen, borneol, dll.), kurkumin, desmetoksikurkumin, tanin, dan lain-lain

Manfaat Bawang Merah

Posted by dNoxs | 12:12 AM | | 0 comments »

Bawang memang kerap dijauhi sebagian orang karena dianggap memicu bau tak sedap. Tapi orang-orang “tua” justru menganggap bawang merah mampu mengobati banyak penyakit. Jika anak kecil demam misalnya, orang di desa lebih mempercayakan terapi pengobatan dengan kompres gerusan bawang merah.

Bisa jadi memang langkah itu tepat, sebab secara klinis bawang merah mengandung sejumlah senyawa yang mampu mengobati beberapa penyakit. Bernama Latin Allium cepa var. aggregatum, bawang merah merupakan sejenis tanaman semusim, memiliki umbi yang berlapis , berakar serabut, dengan daun berbentuk silinder berongga.
Umbi bawang merah terbentuk daripada pangkal daun yang bersatu dan membentuk batang yang berubah bentuk dan fungsinya, membesar dan akhirnya membentuk umbi berlapis.
Bawang merah mengandungi Vitamin C, Potassium, serat dan Asid Folic. Ia juga mengandungi kalsium, zat besi dan tinggi di dalam protein. Ada dua komponen lain yang tidak kalah penting, sulfur dan flavonoid. Flavonoid dipercayai mengurangkan risiko kanker, penyakit jantung dan kencing. Ini disebabkan flavonoid memang memiliki unsur antikanker, antibakteri, antiviral, antialergi.
Dari penyelidikan terkini, bawang merah juga cukup efektif memerangi sel kanker hati. Umbi yang nyaris tak pernah absen sebagai bumbu masakan ini mengandung phenolic lebih banyak dibandingkan bawang putih.
Maka itu, bawang merah dapat membantu proses detiksifikasi. Bawang mampu mengeluarkan antikoagulan yang membantu pencairan darah. Ia juga membantu fungsi otak sehingga mengurangkan risiko penyakit Alzheimer's. Memakan bawang merah setiap hari dapat membantu tumbuhan jaringan tulang dan mengurangkan risiko osteoporosis hingga 20 persen.
Tanaman bawang merah diduga berasal dari Asia, terutama Palestina, India, Utara Pakistan dan daerah pengunungan Iran dan juga berkembang ke Mesir dan Turki.
Dari berbagai penelusuran dalam literatur, menunjukan bahwa zaman I dan II Dynasti (3200 - 2700 sebelum masehi) bangsa Mesir sering melukiskan bawang merah pada patung dan tugu-tugu mereka. Di Israel, tanaman bawang merah dikenal pada tahun 1500 SM.
Hingga sekarang, hampir di seluruh negara di dunia ini mengenal bawang merah. Negara-negara yang menjadi produsennya antara lain; Jepang, USA, Rumania, Italia, Iran, Meksiko, Vietnam, China, dan Filipina.

Bahaya Bahan Kimia

Posted by dNoxs | 1:41 AM | | 0 comments »

Penggunaan plastik untuk membungkus makanan semakin popular kerana kelebihan yang ada padanya, contohnya tahan lama, teguh dan mudah digunakan, berbanding dengan pembungkus tradisional. Tidak hairanlah jika kita banyak bergantung kepada plastik sebagai satu bahan wajib dalam proses pembungkusan makanan, walaupun kaedah tradisional menggunakan sumber alam lebih murah harganya sehingga kita tidak menyedari bahaya plastik serta komponen-komponen kimia yang terkandung di dalamnya.

Walaupun banyak maklumat disebarkan oleh pihak berwajib mengenai kesan kimia yang hadir akibat tindakbalas makanan dalam bahan pembungkusan namun disebabkan terlalu bergantung kepada plastik membuatkan sesetengah pihak, khususnya pengusaha makanan terpaksa mengabaikan kesannya dengan berharap agar bahan yang digunakan oleh mereka selamat.

Kandungan Kimia

Plastik yang dijadikan bahan pembungkus diperbuat daripada pelbagai bahan kimia seperti polietilina, polietilina terefatalat, propilina dan polivinil klorida. Selain itu, sejenis bahan pelembut (plasticizers) turut dimasukkan bagi membolehkan plastik yang hasilkan untuk pembungkusan ini bertekstur licin dan mudah dilentur atau dibentuk dalam pelbagai bentuk yang menarik. Bahan pelembut ini kebanyakannya terdiri daripada kumpulan phthalate. Manakala yang lainnya bergantung kepada jenis plastik, termasuk bahan pelekat yang digunakan dan dakwat untuk menandakan nama pengeluar.

Oleh itu, semua bahan kimia yang hendak digunakan untuk menghasilkan plastik pembungkus itu sendiri secara amnya perlu mendapat pengesahan daripada pihak berwajib sebelum boleh digunakan. Kebenaran untuk menggunakan hanya dapat diperoleh sekiranya bahan kimia yang hendak digunakan ini telah dapat disahkan sebagai selamat dan digunakn pada kadar yang telah ditetapkan. Paling penting, bahan kimia dan kadar penggunaannya tidak boleh mengakibatkan kanser kepada pengguna.

Kesan Yang Dialami

Secara amnya, tiada sebarang masalah dengan plastik pembungkus. Masalah hanya timbul jika plastik pembungkus itu diperbuat daripada PVC. Plastik pembungkus jenis ini didapati mengeluarkan bahan pelembut DEHA ke dalam makanan. Persoalannya, apakah makanan seperti itu dapat membahayakan ataupun tidak? Perkara ini dibangkitkan selepas satu kajian yang dilakukan oleh Pertubuhan Pengguna di Amerika Syarikat pada tahun 1998 mendapati terdapat bahan kimia DEHA di dalam keju yang dibungkus dalam plastik pembungkus yang diperbuat daripada PVC.

Kandungan DEHA yang dikenal pasti itu didapati berada pada kepekatan yang tinggi, iaitu lebih kurang 300,000 kali ganda had yang ditetapkan oleh Pentadbiran Makanan dan Ubat-Ubatan Amerika Syarikat.

Namun sehingga kini kesannya kepada pengguna masih belum dapat dipastikan. Tetapi daripada data kajian yang dijalankan terhadap haiwan, DEHA berupaya merosakkan sistem peranakan dan menghasilkan janin yang cacat, selain mengakibatkan kanser hati walaupun perkara yang sama tidak ditemui pada tikus.

DEHA didapati mempunyai aktiviti yang menyamai sejenis hormon estrogen (dianggap sebagai hormon wanita kerana mampu memberikan sifat-sifat kewanitaan). Namun kesan sebenarnya masih belum diselidiki sepenuhnya. Maklumat yang diperoleh daripada haiwan kajian, walaupun mungkin tidak boleh dikaitkan secara langsung kepada manusia, boleh menjadi satu petunjuk tentang apa yang mungkin terjadi kepada manusia. Ini adalah langkah pertama dalam usaha kita untuk menentukan sejauh mana phthalates selamat digunakan oleh manusia.

Langkah keselamatan

Walaupun tiada bukti kukuh untuk menghubungkan DEHA dalam makanan dengan gangguan kesihatan, kita perlu berwaspada dan seboleh-bolehnya mengelakkan penggunaannya secara meluas. Beberapa negara, contohnya Britain, telah mengkaji semula perkara ini dan mendapati bahawa masalah ini dapat dikurangkan dengan penggunaan bahan pelembut mengurangkan penyerapan DEHA ke dalam makanan.

Di Eropah, Suruhanjaya Eropah telah menetapkan had kandungan DEHA yang dibenarkan menyerap ke dalam makanan sebanyak 18 bahagian bagi setiap juta bahagian. Makanan yang mengandungi DEHA melebihi paras ini dianggap tidak selamat untuk dimakan. Penetapan had ini dilakukan berdasarkan hasil kajian dan piawaian yang ditetapkan oleh kerajaan Eropah yang menggalakkan penggunaan DEHA dikurangkan sama ada dengan dicampurkan atau digantikan terus dengan bahan pelembut lain.

Sekiranya boleh, anda digalakkan untuk menggunakan plastik pembungkus yang tidak mengandungi bahan pelembut. Ini mungkin sukar kerana kita sebenarnya tidak tahu sejauh mana bahan pelembut digunakan dalam plastik pembungkus. Namun begitu, ada beberapa plastik pembungkus yang dikatakan tidak mengandungi bahan pelembut iaitu plastik pembungkus yang diperbuat daripada polietilina atau bekas plastik yagn digunakan di rumah seperti jenama Tupperware. Satu cara lagi untuk memastikan plastik itu daripada jenis PVC atau tidak, adalah dengan melihat di bawah bekas plastik yang biasanya mempunyai beberapa tanda tulisan seperti berikut:

* EVA kopolimer etilina vinilaserat
* HDPE polietilina ketumpatan tinggi
* PE polietilina
* PET polietilina terefatalat
* PP polipropilina
* p-PVC polivinil klorida yang dirawat dengan bahan pelembut

Selain itu, anda juga boleh menggunakan bahan pembungkus seperti daun pisang yang sudah dibersihkan dan disalai. Namum bahan pembungkus seperti ini biasanya tidak tahan lama dan kurang praktikal, selain sukar didapati.

Tindakbalas Dakwat Berplumbum

Cara penggunaan juga sering menimbulkan masalah. Sebagai contoh, plastik pembungkus yang telah digunakan disimpan dan digunakan semula untuk membungkus makanan. Dalam proses membungkus makanan, pengguna mungkin membalikkan plastik pembungkus supaya bahagian luar akan diletakkan di bahagian dalam. Dalam keadaan ini, makanan mungkin akan bersentuhan dengan label yang mengandungi dakwat berplumbum. Penyimpanan makanan yang berasid lemah seperti buah limau yang sudah dikupas sudah cukup untuk mengeluarkan plumbum (100 mikrogram plumbum dalam masa 10 minit) daripada dakwat. Walaupun kandungan plumbum yang diserap masuk ke dalam makanan mungkin tidaklah begitu tinggi namun sekiranya makanan yang sedemikian dimakan setiap hari, kesannya sudah cukup untuk menjejaskan kesihatan seseorang. Walaupun ini mungkin tidak berlaku kepada orang dewasa, tetapi ia sudah cukup untuk memberikan kesan kepada janin, bayi dan kanak-kanak yang sememangnya diketahui lebih sensitif terhadap pendedahan plumbum pada kepekatan yang rendah. Justeru itu, ibu yagn hamil haruslah berhati-hati dalam perkara ini supaya masalah sedemikian tidak dialami pada janin yang dikandung.

Selain itu, kebanyakan plastik yang dibuat sebelum adanya ketuhar gelombang mikro direka dengan mempunyai ketahanan pada suhu yang tinggi tetapi masih tidak mampu untuk memberi ketahanan yang sewajarnya sekiranya dikenakan suhu dalam ketuhar gelombang mikro yang biasanya antara 400 darjah Fahrenheit hingga 500 darjah Fahrenheit. Justeru itu, pengeuraian akan berlaku sekiranya suhu yang tinggi dikenakan kepada barang plastik berkenaan. Komponen lapisan polietilina terephalate (PET) akan bergerak lebih jauh daripada yang dijangkakan. Keadaan ini akan mengakibatkan berlakunya retakan pada lapisan PET, dan ini membolehkan bahan-bahan pelekat yang terdapat pada bekas plastik berkenaan serta bahan kimia terurai dan menyerap masuk ke dalam makanan. Sekiranya terdapat bahan yang mudah terbakar seperti kertas, keadaan ini akan menghasilkan debu yang dapat memasuki makanan dan mengakibatkan makanan berkenaan kurang sesuai untuk dimakan

Hubungan Sex Ketika Haid

Posted by dNoxs | 8:33 PM | | 0 comments »

Kebanyakan wanita tidak mengetahui efek berhubungan seks saat haid, karena dapat menyebabkan kista dalam rahimnya dan sulit disembuhkan.
Haid adalah darah kotor jika dipaksa melakukan hubungan seks maka darah kotor itu akan masuk lagi dan yang terjadi adalah kista-kista yang disebut Endometriosis yang sulit sembuhnya. Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa kekuatan seks ditentukan oleh ukuran alat kelamin ataupun fisik lainnya. Persepsi tersebut ternyata salah karena berdasarkan penelitian kekuatan seks bersumber pada otak manusia.

Melalui otak, ingatan-ingatan Anda akan disalurkan ke bagian-bagian tubuh Anda, sehingga hasilnya ditentukan oleh ingatan Anda sendiri. Sehingga stres fisik (kelelahan) maupun stres psikis (kecemasan) akan mengganggu potensi seks Anda.
Untuk mendapatkan kenikmatan seks perlu dijaga kesehatan tubuh antara lain dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsinya. Berdasarkan penelitian pada pria dan wanita yang hidupnya tidak dipenuhi ketegangan serta mengkonsumsi makanan bergizi ternyata mampu mempertahankan gairah seksnya sampai usia lanjut.
Hal ini disebabkan karena tubuh terdiri dari otot, persyarafan dan system peredaran darah.
Otot tersebut terkoordinasi melalui system persyarafan dan ketika gairah seks bangkit maka tugas persyarafan butuh penyegaran serta ketenangan, di samping rekreasi otot sangat membantu penyegaran pikiran. Jadi jangan segan-segan saling pijitan dengan pasangannya, saling bercerita yang indah-indah dengan pasangannya sebelum memulai hubungan seksnya.
Pantangan dan vitamin
Ada beberapa pantangan sebelum memulai hubungan seks tersebut, antara lain: hindari sesudah makan kenyang, merokok atau minuman keras, dan makan-makanan tinggi kolesterol.
Potensi seks sangat ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi sehingga harus bergizi dan sesuai dengan usia serta kebutuhan.
Beberapa vitamin dan mineral yang mampu membangkitkan selera mempertahankan potensi seks, antara lain:
- Vitamin A, membantu kesehatan mata, mukosa dan bagian dalam tubuh
- Vitamin B, berhubungan dengan energi dan kesehatan syaraf
- Vitamin B2, mengatur penggunaan protein, mencegah kulit kering dan gatal-gatal di kulit
- Vitamin B12, membantu pembentukan sel darah merah
- Vitamin C, meningkatkan sistem kekebalan dan hubungan antar sel
- Vitamin D, memperkuat tulang dan gigi
- Vitamin E, sebagai anti oksidan yang berguna sebagai penambah kesuburan
- Mineral Ferrum, pembentuk sel darah merah (anti anemi)
- Mineral Fosfor, penambah gairah seks
Bagi mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun sangat baik jika rajin minum multivitamin. Sebab fungsi vitamin dan mineral sangat penting karena gairah seks juga ditentukan oleh perpaduan penglihatan, penciuman, perasaan, pendengaran serta keterlibatan emosinya.
Meningkatkan Potensi
Agar sistem persyarafan serta otot-otot yang dipergunakan untuk berhubungan seks tidak mengendur harus dilakukan istirahat serta berbagai latihan meningkatkan seks dan latihan mempertahankan potensi seks.
1. Latihan meningkatkan potensi seks, push up untuk menambah kekuatan otot bahu dan dada, melatih otot paha untuk menguatkan otot kelamin.
Caranya, Anda duduk,gulirkan bola pada masing-masing paha dan lakukan secara teratur diselingi dengan nafas dalam. Selanjutnya latihan panggul dan pinggul untuk meningkatkan orgasme.
2. Latihan mempertahankan potensi seks, caranya yaitu dengan melakukan latihan pinggul diangkat secara bergantian yaitu ke kiri dan ke kanan untuk mempertahankan kemampuan orgasme.
3. Istirahat teratur
Berhubungan seks terlalu sering dan tidak terjadwal mempunyai dampak buruk terhadap kesehatan. Berdasar penelitian seorang pria mengeluarkan 200 juta lebih sperma saat ejakulasi, sementara produksi sperma perhari 75 juta.
Sehingga hubungan seks tiga hari sekali merupakan kebiasaan yang baik dan jika dilakukan satu hingga dua kali seminggu diharapkan otot-otot alat kelamin cukup istirahat dan kantung-kantung sperma telah penuh kembali.
Selain itu upaya untuk meningkatkan gairah seks yaitu adanya sugesti diri, fantasi seks, maupun variasi serta teknik berhubungan seks.

Jakarta, Sinar Harapan
Untuk menuju Indonesia Sehat 2010, penyediaan air minum yang merupakan pelayanan publik dilakukan secara bermutu dan kotinyu. Secara mutu, ia harus mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan standar di Indonesia. Itu sebabnya, Departemen Kesehatan merasa perlu meluncurkan aturan baru tentang air minum.
Demikian sambutan Direktur Penyehatan Air dan Sanitasi, Departemen Kesehatan RI, Dr Hening Darpito dalam acara Dialog mengenai Kepmenkes 907/2002 tentang Syarat dan Pengawasan Air Minum dan implikasinya terhadap aplikasi PKA di Indonesia, kemarin (17/10) di Jakarta.


Lewat Keputusan Menteri Kesehatan 907/2002 yang diluncurkan 27 Juli lalu syarat dan pengawasan kualitas air minum makin diperketat. Aturan baru ini tak hanya memperbaharui syarat kualitas air minum nasional namun lebih lanjut mengatur cara-cara pelaksanaan pengawasan internal dan eksternal pada penyediaan air minum oleh pengelola tertentu. Misalnya, saja air minum produksi PDAM. Sayangnya, aturan baru ini belum sepenuhnya diadaptasi oleh PDAM dan pemerintah daerah.
Dengan adanya aturan baru tadi diharapkan PDAM mau membenahi hasil akhir mereka dalam pelayanan sehari-hari. Kualitas air yang dihasilkan bisa dijamin sebagai air minum, bukan lagi hanya sekadar air bersih.
”Permenkes No. 416 tahun 1990 itu tidak secara jelas menyebutkan bahwa pihak penyedia atau produsen pada setiap waktu bertangung jawab sepenuhnya atas kualitas serta keamanan air yang mereka produksi,” imbuh Hening kepada SH di sela-sela acara. Lagipula, aturan lawas itu telah sepuluh tahun diberlakukan di Indonesia.
Bila melihat aturan baru ini, ada banyak ketentuan yang direvisi. Contoh paling gampang, definisi air minum. Lewat Kepmenkes 207/2002 ini, air minum diartikan sebagai air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum. Lalu jenis air minum yang diawasi mencakup, air minum dengan distribusi jaringan pipa dan tangki, air kemasan serta air yang digunakan untuk produksi bahan makanan dan minuman.
Aturan ini juga mengawasi air minum yang diproduksi depot pengisian ulang air minum. Kini, bisnis isi ulang air minum makin menjamur. ”Kami mengawasi mereka pada hasil akhir yang mereka produksi bukan pada soal teknologi (produksi air minum) yang mereka gunakan. Untuk teknologinya, yang mengatur itu Deprindag. Dan mereka sudah sudah punya juknis-nya tersendiri,” sebut Hening.

Bakteri ”E-choli”
Bagi PDAM, dampak implementasi Kepmenkes 907/2002 jelas akan berpengaruh pada investasi baru yang harus ditanamkan.
”Terhadap PDAM eksisting, aturan baru ini jelas akan mempengaruhi cost yang kami miliki sekarang ini. Sebab saat ini kualitas air yang didistribusikan sebagaian besar PDAM dipandang tidak memenuhi syarat air minum,” kata Agus Setyono dari Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indoensia (Perpamsi).
Biaya pengeluaran lain juga dibutuhkan untuk melakukan kontrol kualitas produk PDAM. Dari situ, tarif yang dibebankan pada pelanggan akan mengalami kenaikan. Dan itu tentu jadi dilema tersendiri.
Melihat kecendurngan itu, salah seorang peserta dialog menekankan agar PDAM melakukan efesiensi secara meyeluruh. ”Ini penting, PDAM jangan hanya menaikkan tarif saja tetapi air yang kita dapat di beberapa daerah masih keruh,” katanya.
Menurut sumber di Depkes, saat ini, kualitas air minum yang dihasilkan PDAM di seluruh Indonesia 40 persennya masih mengandung bakteri e-choli. Jadi lewat aturan baru ini kualitas air minum bisa ditingkatkan. (str/bay)

Manfaat Kacang Hijau

Posted by dNoxs | 8:27 PM | 0 comments »

Kacang hijau atau Phaseolus aureus berasal dari famili Leguminoseae alias polong-polongan. Sebagai makanan, tanaman tersebut dapat menghasilkan berbagai masakan, mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak.

Selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Nutrisi penting

Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.

Protein tinggi

Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein dan karena kacang hijau kaya akan protein, maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.

Kalsium dan fosfor

Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.

Lemak rendah

Sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun dari 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Vitamin B1 (tiamin)

Untuk pertumbuhan. Awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri, selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pada pertumbuhan tubuh dapat diperbaiki.

Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan

Secara tidak langsung, peran tersebut sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan sehingga kemungkinan besar makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.

Sumber energi

Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.

Memaksimalkan kerja syaraf

Tanda-tanda awal mereka yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal itu mirip dengan tanda-tanda orang sedang stres.

Vitamin B2 (riboflavin)

Membantu penyerapan protein di dalam tubuh . Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.

Tidak kalah dengan kacangnya, kecambah kacang hijau juga memiliki manfaat antara lain:

Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.
Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.
Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).
Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.

Awas Masuk Angin

Posted by dNoxs | 4:36 AM | 0 comments »

Meski istilah masuk angin tidak dikenal di dunia medis, namun gangguan tubuh yang satu ini kerap datang dan mengganggu aktivitas.

Perasaan tidak nyaman disertai kembung, mual, muntah, perut melilit, sukar bersendawa, atau gangguan buang air besar adalah gejala yang umum dirasakan ketika masuk angin.

Sebagai tindak pencegahan agar terhindar dari semua keluhan tersebut, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :

1. Memenuhi pola makan empat sehat lima sempurna agar kebutuhan tubuh akan zat-zat penting seperti gizi dan vitamin dapat terpenuhi. Yang penting adalah tidak menunda makan, bila sudah waktunya segeralah beranjak mengisi perut. Bila perlu Anda juga bisa mengonsumsi suplemen atau multivitamin yang cocok.
2. Lakukan gerak tubuh atau olahraga secara rutin, tak perlu melakukan olahraga berat atau memakan banyak biaya. Jogging, jalan kaki selama beberapa menit atau lompat tali pun sudah dirasa cukup asal dilakukan secara berkala.
3. Gunakan waktu istirahat atau waktu tidur semaksimal mungkin agar kebugaran tubuh dapat terjaga. Bagi orang dewasa waktu tidur yang cukup paling tidak tujuh sampai delapan jam sehari. Selain tubuh menjadi lemas, istirahat yang kurang tentu akan membuat daya tahan tubuh menurun.
4. Usahakan untuk tidak berlama-lama berada di tempat yang terkena hembusan angin langsung seperti di depan kipas, pendingin ruangan atau di dekat jendela mobil yang terbuka. Gunakan jaket jika Anda memang harus berada di tempat itu.
5. Gunakanlah payung atau jaket anti air saat hujan, jangan pernah membiarkan tubuh basah terkena air untuk waktu yang lama. Segera minum cairan hangat seperti telur atau jahe agar tubuh kembali hangat.
6. Bagi Anda yang naik motor, gunakan jaket yang cukup tebal untuk menahan angin, atau bisa juga menggunakan pelindung dada yang banyak dijual di pasaran.
7. Terakhir jika hendak bepergian jauh pastikan tubuh Anda selalu hangat, langkah ini bisa dilakukan dengan menggunakan jaket atau menempelkan koyo pada bagian dada dan perut.